Postingan

Fanarama-Hilang

  hingga tersisa hanyalah ragu mengejar dan memburu hingga tersisa hanyalah rasa sesal dalam dada takkan usai jika tak jua kau lepaskan takkan usai jika tak jua kau relakan takkan usai jika tak jua kau percaya yang tlah hilang dan takkan kembali biarkan hilang tak usah kau cari yang tlah hilang dan takkan kembali biarkan hilang biarkan terganti hingga tersisa hanyalah ragu menjerat menahanmu hingga tersisa hanyalah rasa sesal dalam dada takkan usai jika tak jua kau lepaskan takkan usai jika tak jua kau relakan takkan usai jika tak jua kau percaya yang tlah hilang dan takkan kembali biarkan hilang tak usah kau cari yang tlah hilang dan takkan kembali biarkan hilang biarkan terganti   Lagi banyak masalah, tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, tetapi mendengarkan salah satu lagu kesayanganku ini cukup menyenangkan jiwaku. Coba deh kamu ikutan dengerin :):):) 

Makin Tinggi, Makin Kencang.

"Faisal..." Sapa Lana, dalam diriku. Aku hanya menoleh, melihatnya dengan tenang. Ia tersenyum, seperti biasanya. Ada damai dalam senyum itu, tetapi aku mengerti, ada sesuatu di dalamnya. Ada sesuatu. "Iya?" Jawabku, diikuti dengan senyumku, sebagai balasan senyum darinya. "Kamu makin tinggi. Angin akan makin kencang." Lanjutnya, dengan tatapan lebih dalam. Aku tak menjawab, berusaha memahami maksudnya. Lalu, ia tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa kata, tanpa ucapan perpisahan. Seperti biasanya. Kemudian, suasana makin dingin. Lebih dingin daripada biasanya. Hingga aku putuskan untuk memeluk diriku sendiri. Ingin rasanya ada yang memelukku saat ini. Ingin rasanya. Tetapi, kini aku sendiri. Hanya sendiri. Di tempat sunyi nan gelap. Tanpa tahu harus berbuat apa-apa. Sendirian. Dan ditemani dengan angin yang semakin kencang. Angin yang semakin kencang. Aku diam Lalu berkata dalam hati, "Aku siap."

Membaca Masa Depan.

Dulu, kalau ada yang bertanya, "kekuatan superhero apa yang ingin banget kamu punya?" Jawabanku akan selalu sama, aku sangat ingin punya kekuatan membaca masa depan. Iya, membaca masa depan. Kan keren, kalau misalnya kita bisa melihat sesuatu lebih awal daripada yang lainnya. Kita jadi bisa memperkirakan kemungkinan terburuk yang akan terjadi nantinya. Sounds good right? Tentunya, itu adalah pilihan tersalah. Aku tidak tahu sejak kapan bakat itu akhirnya muncul, yang jelas sekarang aku sangat bisa membaca masa depan. Sangat bisa. Membaca di sini maksudnya tidak melihat masa depan secara jelas, tanpa babibu. Tetapi, bisa memperkirakan secara rinci apa yang akan terjadi ke depannya. Dan harus aku bilang, aku mulai membencinya perlahan. Kemampuan membaca pikiranku kalau dibandingkan yang lainnya, masih masuk kategori cupu-sok-bisa begitu. Tidak se-jago yang lainnya ketika melihat masa depan. Ketika yang lainnya bisa menjelaskannya secara rinci tempat kejadian, kapan, dan a...

Movie Review.

Dalam kelas Public Speaking yang aku pegang di Lingkar Sinergi, aku mau membuat sebuah konsep yang sederhana, tetapi berguna untuk sehari-hari. Iya, berguna untuk sehari-hari. Tidak terlalu ribet, tetapi apa adanya. Jadi, nanti ketika mau digunakan dalam keadaan apapun, pasti terpakai. Konsep sederhanaku begitu. Kita semua tahu, bahwa ekspektasi berlebihan itu tak baik, justru akan menyakitkan. Aku setuju akan hal itu. Sangat setuju bahkan. Maka dari itu, aku tidak akan banyak berekspektasi terhadap projekku. Maka dari itu, aku menggunakan hal yang sederhana, tetapi tetap bisa mencapai tujuanku. Salah satunya, adalah dengan Review Film. Iya, review film. Mungkin kamu bertanya, apa maksudnya? Sederhana saja, ketika semua orang sibuk melakukan sesuatu yang serius setiap hari, setiap saat, aku hanya menganjurkan mereka untuk menonton film. Iya, hanya itu. Nanti dari film tersebut, aku meminta mereka mengungkapkan pendapat mereka. Sejujur mungkin kalau bisa. Terdengar menyenangkan, buka...

Sepotong Cerita di Dalam Mobil.

Aku rindu menulis sesuatu yang cukup serius, maka baiklah mari aku coba tulis sesuatu yang serius lagi. Tentang, sepotong cerita di dalam mobil. Aku termasuk tipikal orang yang banyak berbicara di tengah keramaian, tetapi hemat berbicara kalau dalam kelompok. Hemat saja. Malas sekali rasanya berbicara kalau lagi bersama teman-teman. Entah itu teman akrab, atau mungkin dalam komunitas. Kalau ditanya kenapa? Mungkin alasannya adalah, lingkunganku yang saling mendominasi. Selalu mengeluarkan suaranya sendiri, hingga sebagai penyeimbang, aku memutuskan untuk diam, dan mendengarkan. Iya, diam dan mendengarkan. Kamu mungkin berpikiran, kenapa harus menjadi pasif sih? Bukannya kamu termasuk orang yang aktif? Iya, benar aku orangnya aktif kok. Aktif sekali bahkan, banyak gerak, hingga sering badanku jatuh sakit karena itu. Tapi tidak parah sih, cuma tertidur pulas saja di kasur. Nah, karena itu juga aku memutuskan untuk diam, pasif dengan keadaan sekitar. Tetapi, masih ada alasan yang pal...

Liburan Vs Produktif

Liburan itu indah. Indah sekali, sampai kadang kita lupa diri. Seperti tak ingin lepas dari liburan, selalu dengannya setiap saat. Terdengar menyenangkan kan? Ah andai itu bisa. Tapi, jujur saja nih ya, aku sendiri cukup menikmati dan membenci liburan secara bersamaan. Badanku bilang perlu banyak istirahat, sedangkan otakku selalu ingin melakukan sesuatu yang produktif. Selalu. Aku juga sudah lama tak berproduktif. Lebih banyak nganggurnya daripada bergerak menuju ke arah yang lebih baik. Bagaimana ya? Soalnya nikmat... hahaha. Aku sepertinya perlu olahraga lagi. Perlu. Sudah lama dan perutku makin tak beraturan. Otakku pun mulai jenuh. Ah sial, terlalu banyak beristirahat membuatku gila.

Writer's block

Hidup itu kadang lancar, kadang engga. Mostly, banyak ga lancarnya sih fakta di lapangan. Seperti seorang penulis, menjadi penulis itu tidak seenak yang kalian kira. Kalian bilang, bahwa penulis kerjanya nikmat. Cukup menulis, dan menghasilkan duit. Ga gitu juga bangke:(((( kek sekarang ini, aku sedang writer's block, yang di mana aku bingung mau nulis apalagi... jadi yauda lah segitu aja curhatku. Lagian, aku juga sedang berusaha tidak bete dengan diri sendiri karena kesalahanku beberapa saat belakangan ini hahaha