Setengah Jalan


"Masih setengah jalan." Kataku, dalam hati.

Jujur, selama beberapa minggu ini, banyak sekali janji yang belum ditepati. Apalagi, beberapa postingan yang lalu, berisi tentang janji-janji yang akan dilakukan selama beberapa saat ke depan. Aku akui, hal itu sangat menyedihkan.

Aku tidak suka melanggar janji, sebisa mungkin aku tepati apabila sanggup. Tetapi, bagaimana bilangnya ya? Sekarang ini, seharusnya sebagai mahasiswa, aku bisa lebih santai. Karena semester akhir, tentunya. Tetapi, hal itu tidak berlaku bagiku. Iya, aku telat lulus, dan masih banyak kuliah yang harus aku jalani dan ulangi. Aku menyesal, tetapi penyesalan tanpa tindakan, hanya omong kosong belaka.

Aku merasa diriku sekarang, masih setengah jalan. Masih berada di persimpangan, dan belum tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Aku hilang, jujur saja. Selama sebulan terakhir, masa pemulihan diri membuatku membuang cukup banyak waktu. Dampaknya? Ya, tidak perlu disebutkan, kamu tentu bisa membayangkannya sendiri. Yang jelas, sekarang bagaimana?

Aku cuma meminta 1 hal sama kamu, boleh kan? Bantu doa, aku perlu itu. Entah itu doa yang bagaimana, yang jelas, doa itu selalu baik kan? (:

Semoga, kamu juga diberi yang terbaik. Karena, menurutku, saling mendoakan adalah hal terindah kedua setelah mengenal Tuhan. Kamu setuju bukan? (:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi berakhiran U

Pecel Lele | Puisi

Blog Makanan