Feel Blessed.
Sebagian orang, berpikiran bahwa hidup itu menyebalkan, banyak tuntutan, ingin mencaci maki, dan banyak hal negatif lainnya. Aku pun berpikiran seperti itu. Iya, itu yang terkadang terlintas di pikiranku. Bahkan, pernah suatu waktu, yang ada di otakku hanyalah meracau, dan mengutuk Tuhan yang Maha Segala, karena merasa tidak adil atas perlakuan beliau kepada saya. Pernah. Itu pernah terjadi. Padaku.
Hari ini pun begitu, meskipun tidak diikuti dengan racau dan caci maki yang terlontar dari mulut ini, hanyalah sebatas umpatan biasa, bukan dalam konotasi negatif. Semua masalah datang bergantian, mulai datang ke kantor telat, lalu ketemu dengan murid di kelas yang ngeselin minta ampun. Masa lagi jelasin, malah dicuekin sambil nyari uban?:( kan kzl yak. Hingga beres - beres rumah yang berantakannya melebih kapal pecah.
Marah? Tentu, di umur 21 ini, perubahan belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan, bahkan ada terkesan penurunan kualitas hidup. Tetapi, ada 1 momen, yang terjadi hari ini, yang membuat tetap bersyukur. Iya, aku baru saja menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas. Ini menurutku berarti banget, karena selama ini, lebih sering melakukan sesuatu karena angin - anginan, dan ini pertama kalinya aku menyelesaikan hingga tuntas. Feels so good tho. Seperti ada angin sejuk lewat di dalam diri ini. Seperti ada 1 beban yang hilang dengan tuntas. Entah. Intinya bahagia banget.
Gaji yang didapat pun, tidak banyak. Wajar saja lah buat seorang freelance. Tetapi cukup untuk menikmati hidup selama sebulan. Dan, jujur saja. Hal terpenting itu bukan ketika mendapatkan gaji, tetapi ketika melihat orang - orang tersenyum puas, karena telah menyelesaikan suatu tugas.
Terima kasih Tuhan, aku tahu aku banyak maunya. Tetapi, jangan pernah berhenti memberi aku perhatianMu. Terima kasih.
Komentar
Posting Komentar